JAKARTA, – Pegiat media sosial Teddy Gusnaidi turut menyoroti fenomena orang mengaji di trotoar, khususnya di bulan Ramadan. Ia meminta agar aksi mengaji di tempat tak biasa itu tidak ditertawakan.
Menurut Teddy, menertawai aksi tersebut bisa dijadikan senjata bagi penganut khilafah untuk ‘menyerang’ pemerintah. Misalnya menuduh pemerintah anti-Islam.
“Orang ngaji di trotoar jangan ditertawakan walaupun lucu,” cuitnya di akun Twitter @TeddGus, dikutip Kamis (21/4).
“Tertawaan kalian bisa dimanfaatkan oleh pihak ke 3 yaitu para penyembah khilafah, untuk menuduh pemerintah ini anti Islam,” jelas mantan politikus PKPI itu.
Teddy menilai aksi mengaji di trotoar tak akan bertahan lama bila tak mendapatkan respons publik.
“Biarkan saja, ntar juga cape sendiri kalau gak ada yang ketawain mereka,” pungkas pelantun lagu Pernah Ada itu.
Orang ngaji di trotoar jangan ditertawakan walaupun lucu, karena tertawaan kalian bisa dimanfaatkan oleh pihak ke 3 yaitu para penyembah khilafah, untuk menuduh pemerintah ini anti Islam.
— Teddy Gusnaidi (@TeddGus) April 20, 2022
Biarkan saja, ntar juga cape sendiri kalau gak ada yang ketawain mereka.. pic.twitter.com/UdzuuQPG8v