Tanggapi Deklarasi GNAI, Eko Kuntadhi: Gak Jauh dari Politisasi Agama Lagi

JAKARTA, – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menanggapi deklarasi Gerakan Nasional Anti Islamophobia (GNAI) belum lama ini. Dia menuding gerakan tersebut tak jauh beda dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) yang dibentuk untuk kebutuhan politik.

“Gerakan ini mirip GNPF dalam Pilkada Jakarta lalu,” tulisnya di akun Twitter @_ekokuntadhi, dikutip Minggu (17/7).

Eko menduga GNAI diinisiasi sebagai kekuatan untuk mendukung tokoh tertentu pada Pilpres 2024 mendatang.

“Gak jauh dari politisasi agama lagi,” kata pria yang dikenal loyalis Presiden Jokowi tersebut.

Diketahui, Gerakan Nasional Anti Islamophobia (GNAI) dideklarasikan di Aula Buya Hamka, Majid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (15/7).

Ferry Juliantono selaku presidium GNAI mengungkapkan gerakan tersebut digagas menyusul Resolusi PBB yang mencanangkan Hari Melawan Islamophobia setiap tanggal 15 Maret.

Menurut Ferry, Islamofobia harus dilawan karena berpotensi memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Para aktivis sepakat untuk menjadikan Resolusi PBB ini sebagai pijakan untuk melawan Islamophobia di dalam negeri yang semakin hari semakin memecah persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya dalam keterangan.



sumber: www.jitunews.com